Paul Pogba membuat pernyataan mengejutkan.

Mino Raiola melihat, jika keputusan Manchester United untuk membeli Paul Pogba dari Juventus di bursa transfer 2016 dengan harga 89 juta pound masih sangat murah.

MU dianggap sangat beruntung mendapatkan Pogba dengan harga 89 juta pound, karena harga yang dibanderol untuk pemain Prancis adalah 200 juta pound.

Menurut agen Paul Pogba, MU sebenarnya membeli Pogba dengan harga terjangkau. Di matanya, harga yang seharusnya dibayarkan ke Juventus pada saat itu bisa dua kali lipat. Mino Raiola menjelaskan, selama hak TV meningkat, oleh karena itu para pemain juga harus masuk akal dalam mendapatkan lebih banyak harga.

Raiola memberi teman sekelas tambahan Paul Pogba yang seharusnya bisa memegang kendali dan ditambah, Juventus bisa menjualnya ke Real Madrid dengan harga 200 juta pound.

Perjalanan Manis Paul Pogba di Juventus Selesai di MU. Awalnya, Paul Pogba pernah bermain untuk Manchester United sebelum berlabuh ke Juventus pada 2012. Namun, pada saat itu kepindahannya masih bebas transfer. Salah satu poinnya adalah bahwa Pogba beralih ke Juventus karena Pogba merasa dia tidak mendapatkan kesempatan untuk bermain secara teratur dengan tim-tim penting Manchester United.

Pogba Menyesal

Setelah pindah ke Juventus, alih-alih membuat profesi pemain muda itu tumbuh lebih cepat. Pogba dapat membawa Juventus untuk mendapatkan Scudetto selama 4 musim berturut-turut.

Selanjutnya, di pasar transfer 2016, Manchester United kembali mengambil Pogba dan menjadikannya pemain paling mahal di dunia saat itu dengan membayar harga 105 juta euro (setahun kemudian Neymar menggantikannya sebagai pemain paling mahal di dunia) .

Setelah menandatangani kontrak, Pogba juga bergerak lebih dekat ke MU pada 2016. Tapi, sebelumnya penutupan pasar transfer bahkan Real Madrid juga melirik Paul Pogba untuk masuk ke timnya. Namun sayangnya, Real Madrid telah kalah bersaing dengan MU.

Setelah Kembali ke MU, Bahkan Mendapat Kritik, Pogba Menyesal

Selang beberapa waktu Pogba tinggal di MU, nyatanya membuat think menyesal memilih pindah ke MU. Bagaimana tidak, selama ini, di bawah bimbingan Jose Mourinho, Pogba masih memperoleh tempat yang dianggap sangat sulit untuk pergerakannya di lapangan. Hasilnya adalah gerakannya tidak bisa bebas di Juventus.

Bintang muda Prancis ini kemudian menjadi subjek kritik atas penampilannya di tempat yang lebih defensif dan cenderung menjadi gelandang tengah, membuatnya masih belum mampu tampil penuh selama 90 menit di sejumlah pertandingan MU. Karena semakin dikritik oleh media, penggemar Manchester United juga menjadi frustrasi.

Berani Bayar Mahal

Meskipun ketika Setan Merah benar-benar membayar Pogba sebesar 89 juta pound, banyak faksi ingin MU tahu apa yang seharusnya mereka lakukan untuk Pogba. aspek yang terpenting Kegagalan Pogba di MU adalah bagian keras kepala pelatih, Jose Mourinho.

Mourinho terus menempatkan Pogba di tempat yang tidak cocok, menyebabkan masalah baginya, Pogba dan timnya. Bersama dengan MU, Pogba terus bermain dengan pengaturan 4-2-3-1 yang membuat Pogba di tempat tiang ganda bersama dengan Nemanja Matic atau Ander Harrera.

Karena bermain sebagai pemain tiang ganda, Pogba harus berpikir dalam pertahanan dan juga serangan. Hasilnya, kita tidak bisa melihat performa terbaik saat bersama Juventus.

Baca Juga: tim nasional-Indonesia-bersaing-melawan-Jepang

Bersedia Pindah Dari MU

Karena tekanan yang meningkat dari banyak faksi dan elemen hubungan dengan Mourinho semakin buruk, Pogba juga berencana untuk pindah dari MU di pasar transfer berikutnya. Keinginannya diperkuat oleh pengakuan agennya yang menjelaskan bahwa ia sedang menghubungi klub-klub Eropa untuk bertanya tentang kekuatan Pogba.

Berita itu, Real Madrid kembali mengincar Pogba dan telah menyiapkan dana 120 juta pound atau sekitar Rp 2,3 triliun. Uang itu dengan tulus dihabiskan oleh Real Madrid untuk mendapatkan Paul Pogba.

Posting Pogba dibeli murah oleh MU muncul pertama kali di octimesherald.com.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *